Data Nominasi Sementara (DNS) telah dicetak oleh PDK Jateng.  Masing – masing sekolah akan mengedit seluruh data yang tercetak.  Jika ada data yang belum tepat maka data lama dicoret dengan tinta merah.  Pembetulan ditulis dengan tinta merah di atas data yang salah.  Berikut contoh pembetulannya :

HADIYONO

HADIONO

Silakan dilaksanakan dengan baik.  Karena ini kesempatan terakhir sebelum dicetak kartu peserta ujian.

Lagi – lagi SMP N 5 Pagentan meraih “penghargaan” menjadi anggota FKS UNJ (Forum Komunikasi Sekolah UN Jelek).   Hal ini sebenarnya masih bisa dimaklumi karena sekolah ini baru melahirkan 2 kali lulusan.  Namun demikian tak bangga rasanya jika prestasi ini terulang kembali.  Hambatan utama yang dirasakan oleh guru adalah minimnya daya serap siswa.  Hambatan berupa kelengkapan sumber belajar sangat terasa pada mapel Bahasa Indonesia,  tidak ada satupun buku teks siswa yang dimiliki.  Tidak adanya sarana Lab IPA dan  ketersediaan kamus bahasa Inggris juga menjadi batu sandungan.  Matematika menghadapi persoalan yang lebih rumit.  Kemampuan operasi hitung seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian masih dibawah standar.

Hambatan teknis juga mewarnai persiapan UN tahun 2011.  Kondisi geografis lingkungan sekolah di daerah pegunungan dengan cuaca yang kurang bersahabat dan rawan longsor.  Jalan menuju sekolah yang belum diaspal dan sangat terjal.  Kedua hal tersebut membuat guru dan siswa harus waspada ketika mengadakan tambahan jam pelajaran atau les di sore hari.  Pembelajaran tambahan tidak dapat dimaksimalkan seperti di sekolah lain.

Tahun 2012,  SMP N 5 Pagentan tetap berkomitmen tidak menyerah pada keadaan.  Walau persiapan UN belum terlihat nyata di sekolah tetapi sebenarnya persiapan guru telah benar – benar maksimal.  Bulan November 2011,  telah dikirimkan seluruh guru UN untuk mengikuti diklat selama 3 hari.  Materi diklat seputar Ujian Nasional 2012.  Pengadaan sarana pendukung juga telah direalisasikan.  Mulai Januari 2012,  Lab IPA telah siap digunakan.  Pembelajaran pun bisa menggunakan ruang ICT yang dilengkapi LCD Projector beserta CD Pembelajaran 7 mata pelajaran.

Kita berharap UN 2012 bisa ditempuh dengan mulus dan hasilnya lebih baik dari tahun sebelumnya.  Tetap semangat untuk mencerdaskan anak bangsa !!!!!

Alhamdulillah kisi – kisi Ujian Nasional 2012 telah diterbitkan oleh BNSP. Kejelasan materi yang harus dipelajari telah ada. Pada guru dan siswa tinggal mencermati kisi – kisi tersebut. Kecermatan dalam menebak soal mana yang akan dikeluarkan merupakan ketrampilan yang penting. Oleh karena itu, perlu beberapa langkah setelah mengetahui kisi – kisi.
Langkah pertama adalah mendownloadnya, mencetak dan membacanya. Lho kok gitu ! Soalnya kalau udah ada trus belum disimpan dan atau dicetak ya percuma. Sudah dicetak tapi tidak dibaca jelas sia – sia.
Langkah kedua adalah menyusun rangkuman materi yang sesuai dengan kisi – kisi. Contoh rangkuman materi fisika SMP dapat didownload disini.  Kalau merangkum sendiri merasa tidak mampu mending beli yang di toko buku. Tapi ingat yang di toko buku belum tentu lengkap. Hati – hati dalam membeli ya. Sudah punya rangkuman jangan cuma dibaca. Ditulis poin – poin yang penting. Syukur – syukur dibuat Mind Map nya kaya yang diajarin oleh Tony Buzan.
Langkah ketiga adalah mengadakan uji coba dengan soal – soal yang sesuai kisi – kisi. Jangan sampai kita asal ambil soal, banyak sekali soal yang tidak sesuai SKL lho. Bagi siswa lebih baik mintalah bantuan guru untuk memilihkan soal yang sesuai SKL. Guru pun demikian, jangan beri siswa soal yang kedaluarsa. Intinya perlu kita pegang soal yang sudah sesuai SKL. Semakin banyak soal yang dimiliki semakin baik.  Silakan Anda bisa download soal fisika untuk latihan disini.

Langkah terakhir adalah mengevaluasi penguasaan setiap SKL.  Kita bisa memberi tanda hijau untuk SKL yang telah dikuasai, kuning untuk SKL yang meragukan, dan merah untuk SKL yang jelas – jelas kita tidak mampu menjawabnya.
Silakan download SKL disini

Sampai disini kira – kira Anda bisa memahami lebih sederhana tentang persiapan ujian nasional.  Maaf kalau contohnya cuman fisika.  Besok lagi saya carikan mapel lain !!!!

Tahun ini PPDB dilaksanakan seperti biasa dengan target masyarakat desa Karekan dan beberapa desa terdekat. Mengingat masih sulitnya menjangkau lokasi sekolah karena jalan penghubung masih belum diaspal. Namun hal tersebut tak menyurutkan langkah punggawa sekolah untuk mempromosikan sekolah. Tujuan utama PPDB kali ini adalah memasyarakatkan sekolah dan mensekolahkan masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan kondisi masyarakat yang belum sadar sepenuhnya tentang arti pendidikan pendidikan. Masih ada puluhan anak yang tidak melanjutkan sekolah di Desa Karekan dan sekitarnya. Hal ini menjadi PR bagi sekolah bekerja sama dengan komite sekolah dan tokoh masyarakat untuk mendorong terwujudnya Wajib Belajar 9 Tahun.
Sekolah tidak memungut biaya apapun dari pendaftaran. Mulai senin (27 Juli 2011), sekolah membuka pendaftaran. Syarat yang harus diserahkan adalah fotocopy ijazah, Daftar Nilai UN, pas foto hitam putih ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar dan mengisi formulir pendaftaran.
Diharapkan pada tahun ini SMP Negeri 5 Pagentan memperoleh siswa baru sebanyak 60 anak untuk 2 rombongan belajar.

Selama 1 minggu, 6 – 11 Juni 2011, siswa kelas VII dan VIII menghadapi Ulangan Kenaikan Kelas (UKK). Kegiatan UKK merupakan gerbang menuju kelas lebih tinggi. Persiapan teknik penyelenggaran telah selesai pada tanggal 4 Juni 2011. Soal UKK disusun oleh MGMP tiap mata pelajaran se – Kabupaten Banjarnegara. Diharapkan dengan standar soal tingkat kabupaten, SMP Negeri 5 Pagentan dapat mengevaluasi kinerja pembelajaran selama satu tahun pelajaran melalui UKK.

Tingkat kelulusan siswa SMP Negeri 5 Pagentan meningkat tajam. Pada tahun pelajaran 2010/2011 tingkat kelulusan mencapai 93 %. Persentase ini jauh di atas persentase kelulusan tahun lalu yang hanya 33 %. Hal ini diungkapkan oleh Kepala SMP N 5 Pagentan dalam acara penyerahan pengumuman kelulusan pada tanggal 4 Juni 2011. Keberhasilan ini ditunjang oleh kerja keras siswa dan guru serta dukungan dari orang tua.
Jumlah siswa kelas IX yang mengikuti ujian nasional adalah 32 orang. Sejumlah 30 orang siswa dinyatakan lulus dan 2 orang siswa masih belum lulus. Untuk siswa yang belum lulus, sekolah sepenuhnya akan memfasilitasi dalam mengikuti ujian nasional kesetaraan paket B.
Budi Santosa selaku ketua komite menyambut baik hasil yang telah dicapai. Mengingat kondisi Desa Karekan yang masih tertinggal dari desa lain. Selain itu apabila dibandingkan dengan SMP Negeri 2 Pejawaran yang jaraknya relatif dekat, tingkat kelulusan SMP N 5 Pagentan masih lebih baik.

Keterpencilan tak bisa disamakan dengan ketertinggalan dalam beprestasi. Ini dibuktikan oleh Ari Septina S, S.Pd, guru SMP Negeri 5 Pagentan. Kondisi sekolah di lembah gunung yang sulit terjangkau tak menyurutkan langkahnya untuk maju dalam Lomba Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Tingkat Kabupaten Banjarnegara. Atas semangat dan kerja kerasnya, Beliau mendapatkan Juara I untuk PTK Mata Pelajaran Matematika.
Prestasi gemilang sebelumnya pernah juga diraih. Beliau berhasil menjuarai lomba media pembelajaran dan meraih juara I. Seluruh guru, karyawan, dan siswa SMPN 5 Pagentan turut berbahagia serta mendoakan kesuksesan Beliau di ajang lainnya.